Hari minggu aku
mengunjungi pantai sebelah utara kota Surabaya. Saat dipantai terlihat ada
banyak penjual layang-layang di
gubuk. Kulihat banyak sekali bentuk layang-layang
yang ada di langit pantai ittu. Aku membeli satu dengan bentuk seperti ikan,
dan bewarna merah. Saat aku menerbangkan aku teringat pada masa aku masih duduk
di bangku sekolah dulu.
Kuingat dulu layang-layang setelah selesai sekolah di halaman belakang. Ada hal
yang membuat tertawa jika kuingat masa itu. Saat itu hujan deras di wilayahku,
aku dan temanku nekat main, dan akhirnya layang-layang
temanku nyangkut di sebuah pohon mangga. Ketika memanjat pohon dia terjatuh sampai matanya merah terkena pasir. Aku
berusaha panjat pohon itu dan kudapat layang-layang
tersebut. Tapi layang-layang itu
basah terkena hujan. Hahahaha, jika kembali kuingat sangat lucu kejadian itu.
Saat-saat sekolah memang banyak kisah
yang unik jika dikenang.
Menikmati pantai
di Surabaya memang asik, karena aku bukan asli orang Surabaya. Setelah
menikmati pantai, aku makan di salah satu warung lesehan yang menunya terdapat
bakso beranak dan es kelapa muda. Menikmati angin pantai dengan makan dan minum
sungguh mengasyikkan sekali.
Sehabis makan,
aku berjalan kearah jembatan di atas air laut. Di jembatan aku bertemu Feri
temanku sd, ya siapa sangka aku bertemu dengannya. Sambil ngobrol dengannya,
kuingat dia pernah tertembak gelang karet oleh temanku si Bahrul. Tertembak di
bagian Matanya membuat libur 2 hari
karena harus di cek dan rawat di rumah sakit mata. Syukurlah saat itu dokter mengatakan hanya luka memar yang
bisa sembuh.
Aku dan Feri
wahana wisata yang disewakan di pantai tersebut, yaitu naik perahu ke gunung
tengah laut, gunung itu sering disebut Gunung Semut. Letaknya yang memang tidak
mungkin, karena di tengah laut atas gunung semut, membuat aku dan Feri tidak
tenggelam, seperti hanya menginjak pasir pantai.
Selepas turun
dari perahu aku dan temanku menikmati sate kerang dan lontong kupang di warung
apung. Duduk di perahu yang ada di warung apung, membuat tubuh merasa nyaman
disana. Hingga siang mulai terbenam kunikmati pantai ini bersama temanku.
Hari mulai
malam, aku bergegas pulang dan pisah dengan Feri. Aku pulang dengan sepeda
motor yang kukendarai ketika berangkat dan si Feri pulang sendiri dengan ojek online. Hari minggu ini cukup membuatku
lelah namun bahagia. Dan aku beristirahat di istanaku sendiri.
#TantanganODOP
#Tantanganke2 #ODOPBatch5 #OneDayOnePost

0 komentar:
Posting Komentar